Perkuat Sektor Perkebunan, BRMP Kalsel Lakukan Pendampingan Pengembangan Kawasan Kelapa
Barito Kuala (brmp kalsel) --- Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan terus memperkuat pengembangan komoditas perkebunan melalui penyaluran bantuan pemerintah (banper) yang tepat sasaran (01/07). Salah satunya diwujudkan melalui sosialisasi bantuan pemerintah untuk pengembangan kawasan kelapa di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara Balai Proteksi Perkebunan Pontianak, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan Kabupaten Barito Kuala, serta melibatkan kelompok tani, gabungan kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, BPP, Tim Kerja Penyuluhan Provinsi, Koordinator Penyuluh Kecamatan Jejangkit, dan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Perkebunan (BPSB).
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Perkebunan Kabupaten Barito Kuala, dilanjutkan sambutan dari Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Sigit, SP, serta BRMP Kalimantan Selatan yang diwakili Ketua Kelompok Substansi Pendampingan, Lelya Pramudyani, SP., MP. Materi teknis disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Proteksi Perkebunan Pontianak, Defi Syahputra, SP, dan ditutup oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Barito Kuala, Lasiman, SST., MP. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa bantuan pemerintah meliputi dukungan penyiapan lahan dan penyediaan pupuk sebagai langkah awal percepatan pengembangan kawasan kelapa guna meningkatkan produktivitas, daya saing komoditas, dan kesejahteraan petani.
Sebagai instansi yang mendapat mandat melaksanakan verifikasi usulan bantuan pemerintah, BRMP Kalimantan Selatan telah menyelesaikan verifikasi administrasi dan lapangan serta menyampaikan hasilnya kepada unit eselon I Kementerian Pertanian. BRMP Kalimantan Selatan juga akan terus mendampingi proses sosialisasi, penyaluran bantuan, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan agar bantuan diterima secara tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, pengembangan kawasan kelapa di Kabupaten Barito Kuala diharapkan mampu memperkuat produktivitas perkebunan rakyat, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendukung terwujudnya sektor perkebunan Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.