Petani Muda Belajar Produksi Benih Bawang Merah Ramah Lingkungan di IP2MP BRMP Kalsel
Banjarbaru (brmp-kalsel)---Semangat generasi muda dalam mengembangkan pertanian hortikultura terus tumbuh. Hal ini terlihat dari kunjungan studi banding Kelompok Tani “Subur Abadi” ke IP2MP BRMP Kalimantan Selatan pada Selasa (26/5/2026). Kelompok tani yang beranggotakan petani muda tersebut aktif mengembangkan budidaya bawang merah dan cabai di daerahnya.
Kunjungan ini menjadi sarana belajar langsung bagi para petani muda untuk memahami teknik produksi benih bawang merah ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan peninjauan lokasi produksi benih bawang merah di IP2MP sekaligus berdiskusi bersama tim teknis mengenai berbagai tantangan budidaya di lapangan.
Berbagai materi praktis dibahas dalam diskusi, mulai dari teknik menghasilkan umbi bawang merah dengan ukuran optimal dan warna merah keunguan mengkilap, hingga strategi pengendalian penyakit moler akibat Fusarium oxysporum f.sp. cepae, antraknosa, dan serangan hama ulat secara ramah lingkungan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai penyiapan lahan yang tepat, penggunaan pupuk organik, serta perbedaan teknik budidaya bawang merah untuk kebutuhan konsumsi dan produksi benih.
Dalam kesempatan tersebut, BRMP Kalimantan Selatan turut memperkenalkan inovasi penggunaan fly ash, rock phosphate, dan asam humat sebagai bagian dari teknologi budidaya benih bawang merah ramah lingkungan yang dikembangkan di IP2MP.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani muda dalam menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, sehat, dan berdaya saing, sekaligus mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan di Kalimantan Selatan.