Antusias Petani Penyuluh Gambut Menyambut PM-AAS
BANJAR (brmpkalsel) – Setelah dicanangkan menjadi program strategis nasional, PM-AAS menargetkan perluasan satu juta hektar lahan pertanian. Komitmen ini salah satunya ditunjukkan oleh para penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, yang bergerak cepat menyelenggarakan sosialisasi secara swadaya bagi para ketua kelompok tani dan manajer brigade pangan setempat.
Langkah proaktif ini diambil untuk menyelaraskan pemahaman mengenai target besar pertanaman metode PMAAS yang dibebankan ke wilayah tersebut pada tahun ini. Koordinator Penyuluh Kecamatan Gambut menjelaskan bahwa wilayahnya mengemban amanah target pertanaman PMAAS seluas 75 hektar. Agar target ini tercapai secara optimal, luasan tersebut dibagi rata ke seluruh desa di Kecamatan Gambut dengan porsi rata-rata 6 hektar per desa.
Sosialisasi ini juga dihadiri oleh mantri tani serta kelompok jabatan fungsional guna memastikan pengawalan program berjalan ketat di lapangan.
Metode PM-AAS sendiri merupakan sebuah inovasi yang dibawa langsung oleh Menteri Pertanian dari hasil studi banding ke berbagai negara maju. Teknologi luar negeri tersebut kemudian dipadukan dengan kearifan lokal berupa sistem tanam jajar legowo yang sudah adaptif di Indonesia.
Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Pertanian dari BRMP Kalimantan Selatan, Harun Kurniawan, S.Pt, M.Si, memaparkan bahwa PMAAS menjadi solusi konkret intensifikasi lahan demi menggenjot produktivitas padi tanpa harus menambah luas lahan.
Kehadiran inovasi ini disambut hangat oleh para peserta yang menganggap PM-AAS sebagai angin segar bagi dunia pertanian lokal. Sesi diskusi berjalan interaktif dengan pertanyaan dari petani yang penasaran dengan detail teknis di lapangan.
Di akhir acara, seluruh kelompok tani menyatakan kesiapan mereka untuk menyukseskan program ini. Sebagai langkah awal, para petani mendesak agar contoh alat tanam drum seeder—yang menjadi kunci utama efisiensi sistem Tabela—bisa segera didatangkan ke wilayah Gambut agar mereka dapat lebih memahami mekanisme kerjanya.