Sekolah Lapang PPHT di Tapin Perkuat Kemampuan Petani Kendalikan Hama
Tapin (brmpkalsel) – Upaya meningkatkan kemampuan petani dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara efektif dan ramah lingkungan terus diperkuat melalui kegiatan Sekolah Lapang-Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PPHT) yang dilaksanakan di Desa Bungur Baru, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kelompok Tani Membangun 2 sebagai peserta utama.
Sekolah lapang ini menjadi wadah pembelajaran langsung di lapangan bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan mengambil keputusan dalam pengelolaan hama secara terpadu. Melalui metode belajar sambil praktik, petani diharapkan mampu menerapkan teknologi budidaya yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Balai Besar Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan, Kepala BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, Ketua Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Tapin, Kepala LPHP Sungai Raya, Koordinator POPT dan POPT se-Kabupaten Tapin, Koordinator BPP, PPL dan Staf BPP Kecamatan Bungur, Kepala Desa Bungur Baru, serta Penyuluh Pertanian Swadaya Desa Bungur Baru.
Mewakili Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Jabbarsyah Imanullah Lubis, SP. menyampaikan apresiasi dalam pelaksanaan Sekolah Lapang PHT.
"Sekolah lapang merupakan sarana yang sangat penting bagi petani untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan dalam menerapkan pengendalian hama terpadu. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat terwujud pertanian Kalimantan Selatan yang maju, modern, produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan," ujarnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Kepala BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan, Lestari Fatria Wahyuni, S.Pi., M.S., yang menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendampingi petani menghadapi berbagai tantangan di lapangan, khususnya pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Senada dengan itu, Rininta Kesuma Alam, SP, yang mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin mendukung penuh pelaksanaan Sekolah Lapang PPHT dan siap membantu penyelesaian berbagai permasalahan yang dihadapi petani, termasuk terkait bantuan pupuk serta penyediaan alat emposan tikus sebagai salah satu upaya pengendalian hama di lahan pertanian.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, petugas pengendali organisme pengganggu tanaman, dan petani, Sekolah Lapang PHT diharapkan mampu melahirkan petani yang lebih mandiri dalam mengelola agroekosistem di Kalimantan Selatan.