Dukung Swasembada Berkelanjutan, Tabalong Tambah Brigade Pangan Program CSR
TABALONG (brmp-kalsel) --- Brigade Pangan menjadi salah satu program strategis Kementerian Pertanian dalam upaya mewujudkan Swasembada Pangan. Sekelompok petani milenial yang berjumlah 15 orang diberikan amanah untuk mengelola lahan seluas 200 hektare menggunakan prinsip-prinsip pertanian modern.
Kabupaten Banjarbaru menjadi salah satu lokasi program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang menjadi fokus pengelolaan brigade pangan. Saat ini di Kabupaten Tabalong sudah terbentuk tiga brigade pangan untuk program Oplah dan dua brigade pangan untuk program CSR. Untuk luasan lahan CSR di Kabupaten Tabalong, ternyata masih berpotensi ditambahkan satu brigade pangan lagi untuk wilayah Kecamatan Banua Lawas dan Kalua dengan luasan lahan CSR 167,07 hektar.
Untuk memberikan tambahan pemahaman tersebut, dilakukan sosialisasi sekaligus pembentukan brigade pangan yang bertempat di Aula BPP Banua Lawas, pada Rabu (17/07/2025).
Sosialisasi yang dilakukan oleh BRMP Kalimantan Selatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPPTPH) Kabupaten Tabalong,, Koordinator BPP Banua Lawas dan BPP Kelua, Kepala Desa calon lokasi CSR, para penyuluh, Babinsa serta Bhabinkamtibmas dan kelompoktani.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas KPPTPH Kabupaten Tabalong menyampaikan bahwa meskipun pembentukan BP CSR ini paling akhir, namun dinas akan tetap selalu mendukung dan memfasilitasi kelanjutannya dengan memberikan pelatihan-pelatihan bagi para anggota BP. Harapannya juga dengan adanya BP nantinya dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Tabalong dan swasembada pangan tetap berlanjut.
Penyampaian materi sosialisasi brigade pangan oleh Harun Kurniawan, M.Si dari BRMP Kalimantan Selatan. Pada sesi diskusi, muncul beberapa pertanyaan antara lain terkait dengan milenial yang kurang tertarik pada dunia pertanian, permasalahan skill pengurus BP serta akses permodalan yang mungkin untuk didapatkan oleh BP. Pada akhir kegiatan, dilakukan pembentukan brigade pangan beserta kepengurusannya dengan nama Brigade Pangan Pusaka Kelua.(/fhw)