Fokus Pencapaian Target Kinerja, BRMP Kalimantan Selatan Pertajam Rencana Kegiatan 2026
Banjarbaru (brmp-kalsel) – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan menggelar seminar proposal kegiatan tahun 2026 pada hari Jum'at (13/03/2026) sebagai langkah strategis untuk mempertajam perencanaan program dan memastikan pencapaian target kinerja secara optimal.
Kegiatan yang dilaksanakan di Banjarbaru ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyempurnaan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Fokus utama program BRMP Kalimantan Selatan diarahkan pada peningkatan produksi benih tanaman serta pengembangan bibit ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).
Dalam rencana kegiatan tersebut, BRMP Kalimantan Selatan menargetkan produksi benih padi sebesar 72 ton, yang terdiri dari 68 ton benih pokok (BP) dan 4 ton benih dasar (BD). Selain itu, produksi benih bawang merah ditargetkan sebanyak 300 kilogram, benih jagung 4 ton, serta bibit ayam KUB sebanyak 1.600 day old chick (DOC).
Kepala BRMP Kalimantan Selatan dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada produksi benih semata, tetapi juga harus memberikan nilai tambah melalui pendampingan kepada para penangkar benih di daerah.
“Selain menghasilkan benih, kita juga harus mampu memberikan pendampingan kepada penangkar. Ini akan menjadi nilai lebih bagi BRMP Kalimantan Selatan dalam mendukung penguatan sistem perbenihan di daerah,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh tim untuk tetap optimistis dalam menjalankan program yang telah direncanakan, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun anggaran.
Dalam seminar tersebut, para peserta turut memberikan berbagai masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas perencanaan dan pencapaian target kinerja. Setiap kegiatan diharapkan memiliki struktur organisasi yang jelas serta standar operasional prosedur (SOP) yang tertulis sebagai pedoman pelaksanaan di lapangan.
Selain itu, setiap kegiatan juga diminta untuk menyusun manajemen risiko sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi kendala dan tantangan yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan program.
Melalui seminar proposal ini, BRMP Kalimantan Selatan berharap seluruh rencana kegiatan tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung modernisasi pertanian serta peningkatan produksi dan ketersediaan benih unggul di Kalimantan Selatan.