Kolaborasi BRMP Kalsel dengan Pemkab Tabalong, Dorong Pertanian Modern untuk Kesejahteraan Petani
Tabalong (BRMP-Kalsel)--- Upaya percepatan pembangunan sektor pertanian terus diperkuat melalui kolaborasi lintas pihak. Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan melakukan sosialisasi program Kementerian Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong yang berlangsung di rumah dinas Bupati Tabalong (28/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Program PM-AAS (Pertanian Modern-Advanced Agriculture System) sekaligus membuka ruang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.
Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan Dr. Wahida Annisa Yusuf, M.Sc menyampaikan berbagai peluang dukungan pemerintah pusat, termasuk rencana perbaikan Bendungan Jaro serta pelaksanaan kegiatan JIAT (Jaringan Irigasi Air Tanah). Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong diharapkan dapat segera mengusulkan lokasi prioritas guna mendukung optimalisasi program tersebut di lapangan.
Selain itu, disampaikan pula adanya potensi pengembangan lahan melalui skema Cetak Sawah Rakyat (CSR) dengan luas mencapai sekitar 1.000 hektar di wilayah Kabupaten Tabalong. Potensi ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat basis produksi pertanian daerah.
Dari sisi usulan daerah, beberapa CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) telah diajukan, di antaranya untuk bantuan penanganan banjir dan pengembangan padi gogo. Usulan tersebut telah diterima oleh BRMP dan akan diteruskan kepada Direktorat Jenderal teknis terkait untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, CPCL untuk program IRPIP dan IRPOM masih dalam tahap verifikasi, dengan beberapa catatan perbaikan yang perlu dilengkapi.
Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, SH, ST, MT, menyambut baik berbagai program yang ditawarkan. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk mendukung penuh implementasi program pertanian modern di daerahnya.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat melalui BRMP. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat, mengingat masih banyak petani di Tabalong yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, H. Fahrul Raji, S.Pi., M.AP, turut menegaskan kesiapan jajaran teknis daerah dalam mengawal implementasi program di lapangan.
Melalui sinergi ini, diharapkan transformasi menuju pertanian modern di Kabupaten Tabalong dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani.