Tingkatkan Efisiensi Usaha Tani Padi, BRMP Kalimantan Memperkenalkan Metode PM-AAS
BARITO KUALA (brmpkalsel) --- 26 Maret 2026, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan memperkenalkan Pertanian Modern – Advanced agricultural system (PM-AAS) pada petani di Desa Karang Buah, Kecamatan Belawang, Kabupate Barito Kuala. panas Terik matahari tidak menyurutkan semangat petani untuk mengikuti acara sosialisasi ini.
Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Dr. Wahida Annisa Yusuf, menekankan bahwa Teknik PM-AAS ini dapat meningkatkan efisiensi biaya dan meningkatkan produksi. Sistem pertanian modern model Advanced Agricultural System (AAS), disingkat menjadi PM-AAS, merupakan sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi yang menekankan efisiensi, mekanisasi, dan presisi.
Model ini mengadopsi praktik pertanian yang berkembang di Arkansas, khususnya di wilayah Delta Arkansas, sebuah kawasan subur di Amerika Serikat. Petani di wilayah tersebut menerapkan sistem tanam benih langsung dengan jarak tanam rapat, sehingga mampu mengoptimalkan penggunaan lahan.
Prinsip utama pertanian modern PM-AAS antara lain : Tanam Rapat dalam Baris, Efisiensi Sumber Daya, Mekanisasi Pertanian, Implementasi Berbasis Korporasi (Skala Luas), Intensifikasi Produksi, Spesifik Lokasi.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BRMP Kalimantan Selatan untuk terus mendorong penerapan teknologi inovatif di tingkat petani. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi tanam, menekan biaya produksi, serta mendorong petani beralih ke sistem pertanian yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing. Melalui pemanfaatan teknologi ini, diharapkan produktivitas padi meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.