BBPMP Kalsel Gelar Rapat Koordinasi Internal dan Kesiapan Kinerja TA 2026
BANJARBARU (brmp-kalsel) --- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Internal dan Kesiapan Anggaran Tahun Anggaran 2026 pada Senin (26/01/2026) di Gedung Serbaguna BBPMP Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bagian dari penguatan tata kelola organisasi dan persiapan program kerja tahun mendatang.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan berbagai komitmen bersama, antara lain Komitmen Keterbukaan Informasi Publik, Pakta Integritas, Komitmen Zona Integritas (ZI), Komitmen Anti Gratifikasi, serta Maklumat Pelayanan. Selain itu, dilakukan penyerahan ID Card bagi tenaga outsourcing sebagai bentuk penegasan identitas dan tata kelola kepegawaian yang tertib dan akuntabel.
Dalam sambutan dan arahannya, Plt. Kepala BBPMP Kalimantan Selatan, Dr. Ahmad Subhan, M.Sc, menyampaikan refleksi atas perjalanan organisasi sejak berstatus BSIP hingga menjadi Balai Besar saat ini. Ia menekankan bahwa perubahan status tersebut membawa tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar, khususnya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Seluruh pegawai diharapkan dapat terus meningkatkan kerja sama, profesionalisme, serta kapasitas keilmuan mengingat peran strategis BBPMP sebagai rujukan bagi pemerintah daerah dan kelompok tani.
Plt. Kepala Subbagian Tata Usaha, Muhammad Syarif, SST., MP., dalam paparannya menyoroti pentingnya disiplin pegawai, penyusunan SKP 2026, serta percepatan penyerapan anggaran guna meningkatkan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Ia juga menyampaikan rencana peningkatan sarana dan prasarana pendukung layanan, termasuk penataan ruang, fasilitas ramah disabilitas, dan peningkatan kenyamanan lingkungan kerja.
Paparan terkait program dan penganggaran TA 2026 disampaikan oleh Katimker Program, Evaluasi, dan Pendampingan, Awanis, STP., M.Si Ia menjelaskan bahwa target kinerja tahun 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terdapat dinamika dan kebijakan efisiensi anggaran. Fokus kegiatan diarahkan pada penerapan teknologi modernisasi pertanian, pendampingan swasembada pangan, serta penguatan nilai Zona Integritas dan IKPA.
Sementara itu, Katimker Layanan dan Penerapan, Abdul Sabur, MP., menekankan pentingnya tertib administrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan pengaduan secara profesional, serta publikasi kegiatan melalui media sosial. Monitoring kegiatan secara berkelanjutan dan peningkatan kreativitas dalam menghadapi keterbatasan juga menjadi perhatian utama.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi pembangunan Zona Integritas, aturan disiplin dan kode etik pegawai, Core Values ASN BerAKHLAK, pengendalian gratifikasi, benturan kepentingan, serta kebijakan internal terkait pengelolaan keuangan dan perjalanan dinas. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman seluruh pegawai mengenai integritas, etika, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas, sekaligus mendorong terbentuknya budaya kerja yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Seluruh pegawai diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai tersebut secara konsisten dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Melalui rapat koordinasi ini, BBPMP Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani, serta memastikan kesiapan organisasi dalam mendukung pelaksanaan program dan anggaran Tahun Anggaran 2026 secara efektif dan akuntabel.(/nik)