BRMP Kalsel Terima Kunjungan Komisi II DPRD Tabalong: Perbibitan Ternak jadi Sorotan
BANJARBARU (brmp-kalsel) --- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan menerima kunjungan Komisi II (bidang ekonomi dan keuangan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong, di Kantor BRMP Kalimantan Selatan, Selasa (20/01/2026).
Kunjungan Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong disambut langsung oleh Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan didampingi oleh Kasubag TU dan Katimker Layanan Kerjasama & Diseminasi Modernisasi Pertanian serta staf fungsional.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Dr. Ahmad Subhan, M.Sc menyampaikan selamat datang dan memperkenalkan secara singkat unit kerja yang awalnya eselon III menjadi eselon II b. Selain itu menjelaskan terkait dengan kegiatan swasembada pangan yang menjadi prioritas utama kinerja Kementerian Pertanian saat ini.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tabalong, H. Winarto, M.Si mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan.
“Kedatangan kami bermaksud untuk berkoordinasi dan berbagi pengalaman dan pengetahuan di bidang peternakan dengan fokus pada teknologi perbibitan ternak yang ke depannya dapat diterapkan di Kabupaten Tabalong mengingat potensi peternakan di Kabupaten Tabalong yang besar,” ucapnya.
Winarto mengungkapkan saat ini di Kabupaten Tabalong sektor peternakan menjadi sorotan dalam meningkatkan populasi ternak guna mencukupi kebutuhan protein hewani di wilayah tersebut. Oleh karena itu teknologi perbibitan menjadi hal yang sangat penting untuk dapat diterapkan di peternak sehingga produktivitas ternak baik daging maupun telur dapat meningkat.
Untuk mengawali diskusi, disampaikan paparan mengenai ini dipimpin oleh Sholih Nugroho Hadi, Ph.D dengan paparan mengenai model pengembangan dan inovasi pembibitan ternak melalui penerapan teknologi pertanian. Dalam sesi diskusi membahas terkait teknologi penyediaan pakan bagi ternak seperti penggunaan hijauan pakan ternak unggul dan pakan fermentasi, prospek bisnis ayam KUB sebagai ayam kampung dengan produksi telur yang tinggi, dan teknologi reproduksi bagi ternak sapi yang tepat, serta sertifikasi perbibitan ternak.
Diskusi mengenai peternakan khususnya perbibitan ternak tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara BRMP Kalimantan Selatan dan pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mendorong kemandirian bibit ternak daerah.
Melalui sinergi riset, kebijakan, dan dukungan anggaran, pengembangan perbibitan ternak lokal diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan, menjaga keberlanjutan sumber daya genetik ternak, serta berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di Kabupaten Tabalong.(/fhw)