• Jl. Panglima Batur Barat
  • (0511) 4772346, WA : +62 851-7330-8287
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
      • Standar Pelayanan Publik
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
      • Rencana Strategis
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Leaflet/Brosur
    • Prosiding/Jurnal
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Deregulasi Kebijakan
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
    • Whistleblower's System
Thumb
361 dilihat       09 Februari 2025

Kunjungan Menko Bidang Ketahanan Pangan di Barito Kuala

BARITO KUALA (bsip-kalsel) --- Menteri Koordinator Bidang Ketahanan Pangan, Zulkifli Hasan, berkesempatan melakukan kunjungan kerja ke Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (08/02/2025). Kunjungan kerja ini dalam rangka meninjau sejauh mana program swasembada pangan telah dijalankan oleh kementerian terkait khususnya di Kalimantan Selatan serta melihat secara langsung dukungan pemerintah daerah setempat dan antusiasme petani dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional. Dalam kunjungan ini, Menteri Zulkifli Hasan didampingi oleh Gubernur Kalimantan Selatan beserta jajaran terkait di tingkat provinsi, PJ Bupati Barito Kuala bersama pejabat daerah lainnya, dan BSIP Kalimantan Selatan untuk memberikan dukungan teknis dalam sektor pertanian.


Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah keterlibatan Bulog sebagai instansi yang bertugas membeli gabah dari petani dengan harga yang telah disepakati, yaitu Rp 6.500/kg Gabah Kering Panen (GKP). Harga ini disambut baik oleh petani di Barito Kuala karena dinilai lebih berpihak kepada mereka dibandingkan harga sebelumnya yang dianggap kurang menguntungkan.


Selain itu, kunjungan ini juga didampingi oleh tiga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan. Mereka bertugas untuk memantau dan memastikan bahwa program swasembada ini tidak hanya berfokus pada pencapaian swasembada pangan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan petani, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.


Dalam sambutannya, Menko Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya peran serta aktif dari pemerintah daerah, baik gubernur maupun bupati, untuk menggerakkan aparatnya dalam memberikan dukungan nyata terhadap program ini. Seruan ini langsung disambut dengan respons positif dari Gubernur Kalimantan Selatan dan Penjabat (PJ) Bupati Barito Kuala yang menyatakan kesiapan mereka dengan tegas, yang kemudian mendapat apresiasi dari Menteri serta seluruh peserta yang hadir.


Menko Zulkifli Hasan juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani yang datang dari berbagai desa di Kabupaten Barito Kuala. Dalam dialog tersebut, petani mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bukan lagi menjadi masalah. Saat ini, pupuk tersedia tepat waktu, dengan harga yang sesuai, serta dalam jumlah yang mencukupi. Hal ini memberikan kepastian bagi petani untuk memupuk tanaman padi mereka tanpa kendala.


Selain itu, kehadiran Bulog yang langsung turun ke lapangan untuk membeli gabah dengan harga Rp 6.500/kg telah membangkitkan semangat petani dalam meningkatkan Indeks Pertanaman dan memanfaatkan varietas unggul berumur pendek. Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) yang semakin banyak dan spesifik juga menjadi faktor pendorong bagi petani muda dalam mengoptimalkan lahan pertanian mereka melalui program Brigade Pangan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta petani, diharapkan program swasembada pangan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Barito Kuala.(/dil)

Prev Next

- BSIP Kalimantan Selatan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kalsel Terima Kunjungan Komisi II DPRD Tabalong: Perbibitan Ternak jadi Sorotan
    21 Jan 2026 - By BSIP Kalimantan Selatan
  • Thumb
    Kontribusi BRMP Kalsel dalam Workshop Implementasi Program ICARE Kementerian Pertanian
    20 Des 2025 - By BSIP Kalimantan Selatan
  • Thumb
    BRMP Kalsel Raih Predikat Informatif 2025
    20 Des 2025 - By BSIP Kalimantan Selatan
  • Thumb
    Dukung Swasembada Berkelanjutan, Tabalong Tambah Brigade Pangan Program CSR
    18 Des 2025 - By BSIP Kalimantan Selatan
  • Thumb
    CPNS BRMP Kalsel, Paparkan Laporan Aktualisasi Latsar Tahun 2025
    15 Des 2025 - By BSIP Kalimantan Selatan

tags

AgroStandar antisipasidaruratpangan bsipkementan

Kontak

(0511) 4772346, WA : +62 851-7330-8287
(0511) 4781810
[email protected]

Jl. Panglima Batur Barat No. 4 Banjarbaru
Kel. Mentaos, Kec. Banjarbaru Utara
Kota Banjarbaru - Kalimantan Selatan
Indonesia
70714

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan. All Right Reserved