Sinergi Pusat dan Daerah, Kementan Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam di Kalimantan Selatan
Banjarbaru (brmp Kalsel)— Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Hilirisasi Hasil Hortikultura sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Freddy, S.T.P, M.Sc., M.P.S.,Ph.D menyelenggarakan Rapat Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai upaya strategis dalam mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan nasional.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Gedung Serbaguna BRMP Kalimantan Selatan, serta diikuti secara daring oleh berbagai pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga daerah (27/03/2026). Hadir dalam kegiatan ini jajaran Dinas Pertanian kabupaten/kota serta unsur terkait lainnya.
Rapat koordinasi secara resmi dibuka dengan arahan dari Tenaga Ahli Menteri Pertanian yang menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan penguatan implementasi program di lapangan. Selanjutnya, arahan strategis disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Selatan Direktur yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi target luas tambah tanam dan pentingnya kolaborasi untuk mencapai target yang ditentukan salah satunya melalui peran penyuluh di lapangan.
plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan Dr. Wahida Annisa Yusuf, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan LTT tidak hanya membutuhkan dukungan kebijakan, tetapi juga kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, penyuluh, serta petani sebagai pelaku utama di lapangan. Ia juga menegaskan kesiapan BRMP Kalsel dalam mendukung implementasi teknologi dan inovasi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas.
Agenda kegiatan meliputi evaluasi capaian LTT bulan sebelumnya, pembahasan kendala dan tantangan di lapangan, serta penyusunan target LTT bulan April. Diskusi berlangsung interaktif, baik secara luring maupun daring, dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta untuk memperkuat strategi percepatan di masing-masing wilayah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi lahan, mempercepat tanam, serta memastikan keberlanjutan produksi pangan di Kalimantan Selatan. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang tangguh, modern, dan berkelanjutan. (/ANG)