Tanam Serempak 10.000 Ha, Kementerian Pertanian Perkuat Kedaulatan Pangan Nasional
Tanah laut (brmp-kalsel) --- Bertempat di Desa Panyipatan 2, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, telah dilaksanakan kegiatan Percepatan Tanam Serempak di Lokasi Cetak Sawah Rakyat seluas 10.000 hektar yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menandai babak baru pengembangan sektor pertanian di Indonesia yang terus bergerak maju.
Pada tahap awal, penanaman perdana dilaksanakan di lahan seluas 20 Hektare dengan memanfaatkan mekanisasi pertanian dan inovasi teknologi terkini dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Penggunaan teknologi modern ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi usaha tani, sekaligus menjadi solusi nyata dalam mendorong produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh: Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Ir. H. Syamsir Rahman, MS Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Zazuli Wakil Bupati Kabupaten Tanah Laut.
Kehadiran para pejabat tersebut mencerminkan keseriusan dan komitmen Kementerian Pertanian, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah, dalam mendukung penuh program Cetak Sawah Rakyat sebagai bagian dari upaya besar mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.
Balai Besar Perakitan Modernisasi Pertanian Kalimantan Selatan (BRMP) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program strategis nasional.
Keikutsertaan BRMP di lapangan merupakan wujud komitmen institusi dalam mendampingi petani secara langsung. Melalui program Cetak Sawah Rakyat ini, diharapkan: Luas lahan pertanian produktif di Indonesia terus bertambah; Efisiensi dan efektivitas proses produksi pertanian meningkat signifikan; beban kerja petani berkurang dengan dukungan mekanisasi modern; pendapatan dan kesejahteraan petani semakin meningkat; serta ketahanan pangan daerah dan nasional semakin kokoh.
Program Cetak Sawah Rakyat ini merupakan bukti nyata sinergi antara Kementerian Pertanian, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pertanian Indonesia yang modern, berdaya saing, dan mensejahterakan petani.