Satu Data, Satu Arah: Rakor LTT Kalsel Perkuat Akurasi Data untuk Dukung Swasembada Pangan
Banjarbaru (brmp-kalsel)---Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar oleh Direktorat Hilirisasi Hasil Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI pada Jum'at (08/05/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Pertanian, ATR/BPN, BPS Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, PJ Swasembada Pangan se-Kalimantan Selatan. Rakor yang dilaksanakan secara hybrid ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung target swasembada pangan nasional.
Rakor kali ini membahas sinkronisasi data Luas Baku Sawah (LBS), luas tanam, dan luas panen di Kalimantan Selatan. Penyelarasan data antarinstansi dinilai penting agar kebijakan pertanian yang diambil lebih tepat sasaran dan berbasis data yang valid.
Tenaga Ahli Menteri Bidang Pengelolaan Lahan Pertanian Rawa, I G. Made Subiksa menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan nasional.
“Crosscheck data bukan pilihan, melainkan keharusan. Data yang benar akan menentukan arah kebijakan yang tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura sekaligus PJ Swasembada Pangan Kalimantan Selatan, Freddy menyampaikan sejumlah langkah strategis yang disepakati dalam forum, di antaranya penguatan kolaborasi BRMP dengan ATR/BPN dalam pemutakhiran LBS, penggunaan bukti spasial berupa titik koordinat dan poligon untuk verifikasi data, serta penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai upaya perlindungan lahan produktif jangka panjang.
Perwakilan BPS Provinsi Kalimantan Selatan juga menyoroti karakteristik pertanian di Kalimantan Selatan yang memiliki pola tanam khas, sehingga membutuhkan ketelitian dalam penghitungan data luas tanam dan panen agar tidak terjadi perbedaan antarinstansi.
Melalui Rakor LTT ini, BRMP Kalimantan Selatan bersama seluruh stakeholders berkomitmen membangun sistem data pertanian yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.